Senin, 29 Mei 2017

penerimaan santri baru


Menerima pendaftaran santri baru angkatan 1.syarat dan ketentuan silahkan hubungi ustad Sunardi SQ, S. Th.I 081355377412 atau datang langsung ke rumah tahfizh kami. syukron

SPANDUK





MATERI DAN JADWAL TAKLIM RTTQ AL ASKAR BULUKUMBA




A.      Materi dan Program Taklim Yayasan Rumah Tahfizh dan Tahsin Al-Qur’an AL-ASKAR Bulukumba

1.       Tahsin al-Qur’an : meliputi penguasaan tajwid dan Makharajul Huruf
2.       Tahfizh al-Qur’an : pembekalan prinsip prinsip dan tahapan dalam menghafal Qur’an, teori dan penerapan cara mudah menghafal al-Qur’an (ziadatul Hifzh) dan metode menjaganya (Muraja’ah) sesuai kemapuan masing-masing santri dengan memprioritaskan kualitas hafalan
3.       Pembekalan dan pelatihan mental Da’i : pengajian kitab hadits Arba’in (baca,terjemah, syarah dan hafal), pelatihan dan praktik dakwah (kultum), pengajian dan pembacaan sirah nabawi (baca Barzanji / mauled Diba’)
4.       Dan kegiatan-kegiatan lainnya yang menunjang keberhasilan dan perbaikan akhlaq dan adab santri binaan Rumah Tahfizh dan Tahsin Al-Qur’an AL-ASKAR Bulukumba

B.      Jadwal Kegiatan Taklim Yayasan Rumah Tahfizh dan Tahsin Al-Qur’an AL-ASKAR Bulukumba

1.       Jadwal kegiatan harian 
Pukul 03.00 -  04.30 : Qiyamullail, murajaah hafalan
Pukul 04.30 – 06.00 : Shalat shubuh, Zikir Shabah dan persiapan setoran
Pukul 06.00 – 08.30 : setoran hafalan baru / Ziadah
Pukul 08.30 – 09.30 : Sarapan, mencuci /  mandi
Pukul 09.30 – 11.00 : Muraja’ah
Pukul 11.00 – 12.30 : Qaelulah dan Shalat zhuhur
Pukul 12.30 – 15.00 : Muraja’ah
Pukul 15.00 – 15.45 : Istirahat & shalat ashar
Pukul 15.45 – 17.30 : Setoran muraja’ah
Pukul 17.30 – 19.30 : Istirahat, shalat magrib, makan & shalat isya
Pukul 19.30 – 22.30 : muraja’ah dan  ziadah hafalan
Pukul 22.30 – 03.00 : istirahat / tidur

2.       Jadwal kegiatan mingguan
a.       Setiat hari selasa setelah salat shubuh : pengajian hadits arba’in (baca, terjemah, syarah dan hafal)
b.      Hari kamis ba’da magrib : pengajian Surah Yasin & do’anya, pembacaan maulid Nabi Muhammad SAW (Barzanji / maulid Diba’) & Kultum
c.       Hari jumat ba’da shubuh : baca Adzkar Shabah dan Adzkar Jumat (baca surah al-Kahfi, ad-Dukhon, al-Waqi’ah, al-Muzzammil,dst) & musyawarah internal untuk evaluasi capaian kegiatan dan target hafalan santri


3.       Jadwal kegiatan bulanan
Tasyakkuran dan silatrahmi bersama orang tua santri binaan Rumah Tahfizh dan Tahsin Al-Qur’an AL-ASKAR Bulukumba

4.       Jadwal kegiatan tahunan
Mengadakan perayaan Maulid dan isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW setiap bulan Maulid dan bulan Rajab yang dirangkaikan dengan acara wisuda santri untuk pengambilan dan pemberian sanad dan syahadah tahfizh al-Qur’an bagi santri yang sudah khatam 30 juz dan dinyatakan lulus pada imtiham tahfizh al-Qur’an Khusus dan Umum  dengan kualitas hafalan yang Mutqin 30 Juz 

VISI, MISI, DAN TUJUAN RTTQ AL ASKAR BULUKUMBA



A.      Visi Rumah Tahfizh dan Tahsin Al-Qur’an AL-ASKAR Bulukumba

Terbitnya dan terwujudnya suatu lembaga pendidikan non formal dengan berlatar belakang pondok pesantren (Ma'had Tahfihz al-Qur’an) yang berbasis dan unggul dalam penghafalan, pengkajian dan pengamalan al-Qur’an

B.        Misi berdirinya Rumah Tahfizh dan Tahsin Al-Qur’an AL-ASKAR Bulukumba
1.       Mencetak dan mengkader santri yang hafihz al-Qur’an 30 juz dengan program unggulan menghafal al Qur’an maksimal 2 – 3 tahun yang memprioritaskan pada kualitas hafalan (mutqin 30 juz bil ghoib)
2.       Mengkaji ilmu-ilmu al-Qur’an sebagai khasanah dan sumbangsih bagi pengembangan budaya untuk ketinggian martabat, kemajuan dan kesejahteraan umat manusia.
3.       Mengaktualisasikan pesan-pesan al-Qur’an dalam upaya menjawab problematika kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

C.        Tujuan didirikannya Yayasan Rumah Tahfizh dan Tahsin Al-Qur’an AL-ASKAR Bulukumba
1.       Mencetak santri sebagai kader-kader ulama yang hafihz al-Qur’an dengan standar akademik hafihz 30 juz Mutqin
2.       Menghasilkan santri/mujahid al-Qur’an yang siap mendalami ilmu-ilmu agama Islam, bertanggung jawab atas pengembangan agama dan pembangunan masyarakat yang Islami, serta menjadi imam/pemimpin pada komunitasnya diberbagai kalangan.
3.       Mengembangkan kajian ilmu-ilmu al-Qur’an, pesan-pesan dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya untuk dapat diterapkan dalam kehidupan nyata, serta sebagai sumbangsih untuk mengatasi berbagai problem masyarakat.

MOTTO PENDIRIAN RUMAH TAHFIZH

 Berdasarkan hadits-hadits Rasulullah Muhammad SAW

عَن عُثَمانَ رَضِىَ اللٌهُ عَنهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صٌلَى اللٌهُ عَلَيهِ وَسَلٌمَ خَيُركُم مَن تَعلٌمَ القُرانَ وَعَلٌمَهَ (رواه البخاري)
Sebaik-baik kalian adalah yang belajar al-Quran dan mengajarkannya”. ( HR Bukhori)
من قرأ القران فقد استدرج النبوة بين جنبيه غير أنه لا يوحى اليه لاينبغى لصاحب القران ان يجد مع من وجد
ولا يجهل مع من يجهل وفي جوفه كلا م الله (رواه الحاكم)
Barang siapa membaca (hafal) al-Qur`an, maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan kepadanya. Tidak pantas bagi hafizh al-Qur`an berada bersama siapa saja yang ia dapati dan tidak melakukan kebodohan terhadap orang yang melakukan kebodohan (selektif dalam bergaul), sementara dalam dirinya terdapat firman Allah". (HR. al-Hakim)
عن أنس بن مالك قال: قال رسول الله صمى الله عليه وسلم عرضت علي أجور أمتي حتي القذاة يخرجها الرجل
من المسجد وعرضت علي ذنوب أمتي فلم أ ر ذنبا أعظم من سورة من القران او أية أوتيها رجل ثم نسيها (رواه الحاكم)
Dari Anas bin Malik berkata : "Rasulullah Saw. bersabda : Telah ditambahkan kepadaku pahala-pahala pekerjaan umatku, sampai-sampai pahala seorang yang mengeluarkan sampah (kotoran) dari masjid dan ditampakkan kepadaku dosa-dosa umatku, lalu aku tidak melihat dosa yang lebih besar kecuali dosa orang yang hafal al-Qur`an kemudian mereka melupakannya". (HR. al-Hakim)
عَن عَائِشَةَ رَضي اللٌهُ عَنهاَ قَالَتُ:قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صَلٌي اللٌهُ عَلَيهِ وَ سَلٌم الَماهر باِلقُرانِ مَعَ السَفَرَةَ الكِرَامِ الَبَرَرَةِ
 وَاٌلَذِي يَقُراٌ القُرانَ وَيَتَتَعتَعُ فِيه وَهُوَ عَلَيهِ شَاقٌ لَه اَجَران (رواه البخارى ومسلم
Dari Aisyah r.h.a berkata bahwa Rasulullah saw.bersabda , “Orang yang ahli dalam al Qur’an akan berada bersama malaikat pencatat yang mulia lagi benar, dan orang terbata-bata membaca al Qur’an sedang ia bersusah payah (mempelajarinya), maka baginya pahala dua kali.” (Hr. Bukhari dan Muslim)
عَن اَبي مُوُسى رَضي اللٌهُ عَنهُ قَالَ:قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صَلٌي اللٌهُ عَلَيهِ وَ سَلٌم مَثَلُ المُومِنِ اٌلَذِي يَقَراُ القُرانَ مَثَلُ الآترُجَةِ رِيحُهَا طيِبُ وَطَعمُهَا طَيِبُ وَمَثَلُ الموُمِنِ اٌلَذِي لآيَقرَاٌ القُرانَ كَمَثَلِ التَمرَة لآريَح لَهَا وَطَعمُهَا حُلوٌ وَمَثَلُ المُنَافِقِ اٌلَذِي يَقرَأ القُرانَ مَثَلُ الرَّيْحَانَةِ رِيْحُهَا طَيّبٌ وَطَعْمُهَا مُرُّ وَمَثَلُ المُنَافق اّلذِي لا يَقْرَأُ القُرْانَ كَمَثِلِ الحَنُظلَةِ لَيسَ لَهَا رِيحُ وطعمها مُرُّ. (رواه البخارى ومسلم
Dari Abu Musa r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. Bersabda, “perumpamaan orang mu’min yang membaca al Qur’an adalah seperti jeruk manis yang baunya harum dan rasanya manis. Perumpamaan orang mu’min yang tidak membaca al Qur’an adalah seperti kurma, tidak berbau harum tetapi rasanya manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca al Qur’an adalah seperti bunga, baunya harum tetapi rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca al Qur’an seumpama buah pare, tidak berbau harum dan rasanya pahit.” (Hr. Bukhari, Muslim)
عَن اَنَسٍ رَضَيِ اللٌهُ عَنهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صَلَي اللٌهُ عَلَيهِ وَسَلَمَ اِنٌ للٌهِ اَهلِينَ مِنَ النٌاسِ قَالٌوا: مَن هٌم يَارَسُولَ اللٌهِ؟
 قَالَ أهلُ القُرانَ هُم أهلُ اللٌهِ وَخَاصٌتٌهُ. (رواه النسائ
Dari Anas r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah memiliki keluarga dari kalangan manusia.” Para sahabatnya bertanya, “Siapakah mereka, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang istimewa-Nya (HR. al- Nasaai)