Menerima pendaftaran santri baru angkatan 1.syarat dan ketentuan silahkan hubungi ustad Sunardi SQ, S. Th.I 081355377412 atau datang langsung ke rumah tahfizh kami. syukron
Mencetak generasi Qur'ani yang hafal al-Qur'an 30 juz
Senin, 29 Mei 2017
penerimaan santri baru
Menerima pendaftaran santri baru angkatan 1.syarat dan ketentuan silahkan hubungi ustad Sunardi SQ, S. Th.I 081355377412 atau datang langsung ke rumah tahfizh kami. syukron
MATERI DAN JADWAL TAKLIM RTTQ AL ASKAR BULUKUMBA
A.
Materi dan Program Taklim Yayasan
Rumah Tahfizh dan Tahsin Al-Qur’an AL-ASKAR Bulukumba
1.
Tahsin al-Qur’an : meliputi penguasaan
tajwid dan Makharajul Huruf
2.
Tahfizh al-Qur’an : pembekalan prinsip
prinsip dan tahapan dalam menghafal Qur’an, teori dan penerapan cara mudah
menghafal al-Qur’an (ziadatul Hifzh) dan metode menjaganya (Muraja’ah) sesuai
kemapuan masing-masing santri dengan memprioritaskan kualitas hafalan
3.
Pembekalan dan pelatihan mental Da’i :
pengajian kitab hadits Arba’in (baca,terjemah, syarah dan hafal), pelatihan dan
praktik dakwah (kultum), pengajian dan pembacaan sirah nabawi (baca Barzanji /
mauled Diba’)
4.
Dan kegiatan-kegiatan lainnya yang
menunjang keberhasilan dan perbaikan akhlaq dan adab santri binaan Rumah Tahfizh dan Tahsin Al-Qur’an AL-ASKAR Bulukumba
B.
Jadwal Kegiatan Taklim Yayasan Rumah Tahfizh dan Tahsin Al-Qur’an AL-ASKAR Bulukumba
1. Jadwal
kegiatan harian
Pukul 03.00 - 04.30 :
Qiyamullail, murajaah hafalan
Pukul 04.30 – 06.00 : Shalat shubuh, Zikir Shabah dan persiapan
setoran
Pukul 06.00 – 08.30 : setoran hafalan baru / Ziadah
Pukul 08.30 – 09.30 : Sarapan, mencuci / mandi
Pukul 09.30 – 11.00 : Muraja’ah
Pukul 11.00 – 12.30 : Qaelulah dan Shalat zhuhur
Pukul 12.30 – 15.00 : Muraja’ah
Pukul 15.00 – 15.45 : Istirahat & shalat ashar
Pukul 15.45 – 17.30 : Setoran muraja’ah
Pukul 17.30 – 19.30 : Istirahat, shalat magrib, makan & shalat
isya
Pukul 19.30 – 22.30 : muraja’ah dan
ziadah hafalan
Pukul 22.30 – 03.00 : istirahat / tidur
2. Jadwal
kegiatan mingguan
a. Setiat
hari selasa setelah salat shubuh : pengajian hadits arba’in (baca, terjemah,
syarah dan hafal)
b. Hari kamis
ba’da magrib : pengajian Surah Yasin & do’anya, pembacaan maulid Nabi
Muhammad SAW (Barzanji / maulid Diba’) & Kultum
c. Hari jumat
ba’da shubuh : baca Adzkar Shabah dan Adzkar Jumat (baca surah al-Kahfi,
ad-Dukhon, al-Waqi’ah, al-Muzzammil,dst) & musyawarah internal untuk evaluasi
capaian kegiatan dan target hafalan santri
3. Jadwal
kegiatan bulanan
Tasyakkuran dan silatrahmi
bersama orang tua santri binaan Rumah Tahfizh dan Tahsin Al-Qur’an AL-ASKAR Bulukumba
4. Jadwal
kegiatan tahunan
Mengadakan perayaan Maulid dan
isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW setiap bulan Maulid dan bulan Rajab yang
dirangkaikan dengan acara wisuda santri untuk pengambilan dan pemberian sanad
dan syahadah tahfizh al-Qur’an bagi santri yang sudah khatam 30 juz dan
dinyatakan lulus pada imtiham tahfizh al-Qur’an Khusus dan Umum dengan kualitas hafalan yang Mutqin 30
Juz
VISI, MISI, DAN TUJUAN RTTQ AL ASKAR BULUKUMBA
A.
Visi Rumah Tahfizh dan Tahsin Al-Qur’an
AL-ASKAR Bulukumba
Terbitnya dan terwujudnya suatu lembaga
pendidikan non formal dengan berlatar belakang pondok pesantren (Ma'had Tahfihz
al-Qur’an) yang berbasis dan unggul dalam penghafalan, pengkajian dan
pengamalan al-Qur’an
1. Mencetak
dan mengkader santri yang hafihz al-Qur’an 30 juz dengan program unggulan menghafal al Qur’an maksimal 2 – 3 tahun yang
memprioritaskan pada kualitas hafalan (mutqin 30 juz bil ghoib)
2. Mengkaji
ilmu-ilmu al-Qur’an sebagai khasanah dan sumbangsih bagi pengembangan budaya
untuk ketinggian martabat, kemajuan dan kesejahteraan umat manusia.
3. Mengaktualisasikan
pesan-pesan al-Qur’an dalam upaya menjawab problematika kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
C.
Tujuan
didirikannya Yayasan
Rumah Tahfizh dan Tahsin Al-Qur’an AL-ASKAR Bulukumba
1. Mencetak
santri sebagai kader-kader ulama yang hafihz al-Qur’an dengan standar akademik
hafihz 30 juz Mutqin
2. Menghasilkan
santri/mujahid al-Qur’an yang siap mendalami ilmu-ilmu agama Islam, bertanggung
jawab atas pengembangan agama dan pembangunan masyarakat yang Islami, serta
menjadi imam/pemimpin pada komunitasnya diberbagai kalangan.
3. Mengembangkan
kajian ilmu-ilmu al-Qur’an, pesan-pesan dan nilai-nilai yang terkandung di
dalamnya untuk dapat diterapkan dalam kehidupan nyata, serta sebagai sumbangsih
untuk mengatasi berbagai problem masyarakat.
MOTTO PENDIRIAN RUMAH TAHFIZH
Berdasarkan
hadits-hadits Rasulullah Muhammad SAW
عَن عُثَمانَ رَضِىَ
اللٌهُ عَنهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صٌلَى اللٌهُ عَلَيهِ وَسَلٌمَ
خَيُركُم مَن تَعلٌمَ القُرانَ وَعَلٌمَهَ (رواه البخاري)
“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar al-Quran dan
mengajarkannya”. ( HR
Bukhori)
من قرأ
القران
فقد
استدرج
النبوة
بين
جنبيه
غير
أنه
لا
يوحى
اليه
لاينبغى
لصاحب
القران
ان
يجد
مع
من
وجد
ولا يجهل
مع
من
يجهل
وفي
جوفه
كلا
م
الله
(رواه
الحاكم)
Barang siapa membaca (hafal) al-Qur`an, maka sungguh dirinya telah
menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan kepadanya. Tidak pantas
bagi hafizh al-Qur`an berada bersama siapa saja yang ia dapati dan tidak
melakukan kebodohan terhadap orang yang melakukan kebodohan (selektif dalam
bergaul), sementara dalam dirinya terdapat firman Allah". (HR. al-Hakim)
عن أنس
بن
مالك
قال:
قال
رسول
الله
صمى
الله
عليه
وسلم
عرضت
علي
أجور
أمتي
حتي
القذاة
يخرجها
الرجل
من المسجد
وعرضت
علي
ذنوب
أمتي
فلم
أ
ر
ذنبا
أعظم
من
سورة
من
القران
او
أية
أوتيها
رجل
ثم
نسيها
(رواه
الحاكم)
Dari Anas bin Malik berkata :
"Rasulullah Saw. bersabda : Telah ditambahkan kepadaku pahala-pahala
pekerjaan umatku, sampai-sampai pahala seorang yang mengeluarkan sampah
(kotoran) dari masjid dan ditampakkan kepadaku dosa-dosa umatku, lalu aku tidak
melihat dosa yang lebih besar kecuali dosa orang yang hafal al-Qur`an kemudian
mereka melupakannya". (HR. al-Hakim)
عَن عَائِشَةَ رَضي اللٌهُ عَنهاَ قَالَتُ:قَالَ رَسُولُ
اللٌهِ صَلٌي اللٌهُ عَلَيهِ وَ سَلٌم الَماهر باِلقُرانِ مَعَ السَفَرَةَ
الكِرَامِ الَبَرَرَةِ
وَاٌلَذِي يَقُراٌ القُرانَ وَيَتَتَعتَعُ فِيه
وَهُوَ عَلَيهِ شَاقٌ لَه اَجَران (رواه البخارى ومسلم
Dari Aisyah r.h.a berkata bahwa Rasulullah
saw.bersabda , “Orang yang ahli dalam al Qur’an akan berada bersama malaikat
pencatat yang mulia lagi benar, dan orang terbata-bata membaca al
Qur’an sedang ia bersusah payah (mempelajarinya), maka baginya pahala
dua kali.” (Hr. Bukhari dan Muslim)
عَن اَبي مُوُسى رَضي
اللٌهُ عَنهُ قَالَ:قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صَلٌي اللٌهُ عَلَيهِ وَ سَلٌم مَثَلُ
المُومِنِ اٌلَذِي يَقَراُ القُرانَ مَثَلُ الآترُجَةِ رِيحُهَا طيِبُ وَطَعمُهَا
طَيِبُ وَمَثَلُ الموُمِنِ اٌلَذِي لآيَقرَاٌ القُرانَ كَمَثَلِ التَمرَة لآريَح
لَهَا وَطَعمُهَا حُلوٌ وَمَثَلُ المُنَافِقِ اٌلَذِي يَقرَأ القُرانَ مَثَلُ
الرَّيْحَانَةِ رِيْحُهَا طَيّبٌ وَطَعْمُهَا مُرُّ وَمَثَلُ المُنَافق اّلذِي لا
يَقْرَأُ القُرْانَ كَمَثِلِ الحَنُظلَةِ لَيسَ لَهَا رِيحُ وطعمها مُرُّ. (رواه
البخارى ومسلم
Dari Abu Musa r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. Bersabda,
“perumpamaan orang mu’min yang membaca al Qur’an adalah seperti jeruk
manis yang baunya harum dan rasanya manis. Perumpamaan orang mu’min yang
tidak membaca al Qur’an adalah seperti kurma, tidak berbau harum tetapi
rasanya manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca al Qur’an
adalah seperti bunga, baunya harum tetapi rasanya pahit. Dan perumpamaan
orang munafik yang tidak membaca al Qur’an seumpama buah pare, tidak
berbau harum dan rasanya pahit.” (Hr. Bukhari,
Muslim)
عَن
اَنَسٍ رَضَيِ اللٌهُ عَنهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صَلَي اللٌهُ عَلَيهِ
وَسَلَمَ اِنٌ للٌهِ اَهلِينَ مِنَ النٌاسِ قَالٌوا: مَن هٌم يَارَسُولَ اللٌهِ؟
قَالَ أهلُ القُرانَ هُم أهلُ اللٌهِ
وَخَاصٌتٌهُ. (رواه النسائ
Dari Anas r.a. berkata bahwa
Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah memiliki keluarga dari kalangan
manusia.” Para sahabatnya bertanya, “Siapakah mereka, ya Rasulullah?”
Beliau menjawab, “Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan
orang-orang istimewa-Nya (HR. al- Nasaai)
Langganan:
Postingan (Atom)




